SOFTWARE SIMPAN PINJAM KOPERASI

COCOK UNTUK: KSP - USP - KOPKAR - BMT - KJKS - USAHA JASA KEUANGAN.

SOFTWARE TOKO / MINIMARKET / WASERDA KOPERASI

COCOK UNTUK: TOKO SERBA USAHA - SUPERMARKET - MINIMARKET - WASERDA KOPERASI - RESTORAN - CAFE DAN LAIN LAIN.

SOFTWARE AKUNTANSI USAHA DAGANG DAN JASA

DAPAT DIPERGUNAKAN UNTUK PENGELOLAAN KEADMINISTRASIAN DAN AKUNTANSI LAPORAN KEUANGAN PADA PERUSAHAAN PENJUALAN ATAU YANG BERGERAK DALAM BIDANG JASA.

SOFTWARE ANTRIAN PELAYANAN UMUM

DAPAT DIPERGUNAKAN UNTUK PELAYANAN UMUM PEMERINTAH DAN SWASTA - BANK - RUMAH SAKIT - RESTORAN DAN LAIN LAIN.

SOFTWARE APOTIK DAN KLINIK

SANGAT COCOK UNTUK APOTIK YANG TERINTEGRASI DENGAN PRAKTEK DOKTER - BALAI PENGOBATAN - PUSKESMAS - KLINIK MANDIRI.

Tampilkan postingan dengan label WAPESKA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label WAPESKA. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 03 September 2011

APLIKASI SIMPAN PINJAM GRATIS


Penggunaan MS Access cukup tangguh dalam mencatat transaksi yang terjadi pada suatu koperasi dan jenis usaha lainnya. Aplikasi yang saya buat untuk membantu pekerjaan saya (sekretaris) bersama bendahara koperasi di sekolah kami, dapat mengefisienkan pekerjaan saya. Aplikasi tersebut memang masih banyak kekurangannya. Oleh karena itu, Aplikasi tersebut saya bagikan secara gratis, selain untuk dapat digunakan bagi rekan-rekan yang berkecimpung di administrasi koperasi, juga agar ada tanggapan dan kritik yang membangun. Jika anda ingin tertarik dapat mengklik salah satu link di bawah ini :
http://www.ziddu.com/download/7656769/AplikasiKoperasiSimpanPinjam2007.zip.html
atau
http://www.ziddu.com/download/7656768/.html


Berikut gambaran dasar dari aplikasi koperasi yang saya ciptakan
1. Ketika file Aplikasi Koperasi Simpan Pinjam dijalankan, akan tampil Startup. Tekan tombol Mulai untuk masuk ke Panel Utama.
2. Panel Utama terdiri atas 3 bagian : Form Entry Data, Laporan dan Tombol Perintah Aplikasi.



3. Sesuai namanya, Form Entry Data berfungsi untuk memasukkan data-data pembukuan keuangan koperasi. Tombol yang terdapat di dalamnya antara lain : Identitas Koperasi, Data Perkiraan (Akun), Daftar Perkiraan / Akun, Jurnal, Buku Besar, Data Simpanan dan Pinjaman, Daftar Penerimaan SHU dan Edit Simpanan & Pinjaman.


4. Tombol Identitas Koperasi akan memanggil form yang berfungsi untuk pengisian data-data utama koperasi.
Data-data tersebut di atas akan menentukan tulisan pada kop dan bagian pengesahan semua laporan. Sekali form di atas dilengkapi maka pada masing-masing laporan, baik kop maupun bagian pengesahan akan terbentuk dengan sendirinya sesuai dengan data pada form di atas.
5. Tombol Daftar Perkiraan / Akun berfungsi untuk menentukan nama dan banyaknya Akun yang akan dijadikan dasar dalam pencatatan transaksi pembukuan koperasi.
Keterangan :
a) nama-nama akun akan muncul dalam bentuk dropdown list pada baris-baris jurnal, user tinggal meng-klik salah satu di dalamnya. Dengan demikian user akan selalu konsisten dalam mengentry nama perkiraan.


b) Field (kolom) Jenis Perkiraan diisi dengan cara penentuan apakah Akun tersebut berupa : Harta, Pasiva, Modal, Pendapatan atau Biaya.


c) Field Modal_Non Modal untuk menentukan perkiraan mana saja yang termasuk komponen yang ditampilkan dalam Laporan Perubahan Modal.
d) Field Persentase berfungsi untuk menentukan perkiraan mana saja yang ditampilkan/diperhitungkan dalam Laporan Komposisi Pembagian SHU serta besaran persentasenya.
6. Form Jurnal berfungsi untuk mencatat transaksi keuangan.


• Pengisian Jurnal dimulai dari field Nomor (sebaiknya diisi sesuai dengan nomor record di bagian paling bawah (tombol navigasi).
• Deskripsi disi dengan hal-hal penting terutama untuk mencatat nama peminjam.
• Pengisian field nama Perkiraan cukup dengan mengklik salah satu Nama Perkiraan yang tercantum dalam dropdown list (sesuai dengan data yang terdapat dalam Daftar Perkiraan)
• Field Debet dan Kredit diisi sesuai dengan jumlah dan sifat transaksi terhadap perkiraannya.
• Jumlah akan terisi secara otomatis dan uniknya pada bagian selisih akan tertera keterangan yang menyatakan status pencatatan jumlah debet dan kredit.


7. Tombol Buku Besar untuk menampilkan buku besar masing-masing perkiraan sehingga berapa berapa besar jumlah transaksi atas perkiraan yang bersangkutan dapat diketahui secara otomatis. Tidak satupun bagian dari buku besar dapat diedit karena memang ditujukan untuk tampilan akumulasi transaksi atas masing-masing perkiraan. Untuk melihat ke perkiraan berikutnya dapat digunakan tombol navigasi.


8. Sayangnya dalam versi ini, jumlah simpanan dan pinjaman anggota belum bisa dihitung secara otomatis, lagi pula memang tidak disediakan fasilitas pencatatan per anggota semacam buku anggota. Namun untuk perhitungan manual disediakan form Edit Simpanan & Pinjaman yang mencatat jumlah simpanan dan pinjaman serta persekot SHU (yang diberikan sebagai THR saat lebaran misalnya).
9. Jika form Edit Simpanan & Pinjaman serta Jurnal telah lengkap maka akan terlihat perhitungan Pendapatan SHU yang diterima masing-masing anggota dalam form Daftar Simpanan dan Pinjaman.(otomatis)


10. Daftar Simpanan dan Pinjaman secara menyeluruh dapat terlihat dalam dalam form Daftar Penerimaan SHU.


11. Semua Laporan telah dirancang tampil secara otomatis. Tidak ada entry pada laporan sebagaimana halnya sifat objek report pada file .mdb MS Access. Yang perlu dilakukan hanya sebatas pengaturan halaman (page setup) untuk menyesuaikan ukuran kertas dan printer.


12. Untuk menampilkan objek baik table, query, form dan report, tekan secara bersamaan tombol Alt dan D pada Panel Utama.



Jumat, 22 Juli 2011

APLIKASI TRANSAKSI DAN AKUNTANSI SIMPAN PINJAM

Setelah lama ditunggu untuk memenuhi kebutuhan software koperasi khususnya KSP atau KOPKAR dan KSU yang memiliki unit simpan pinjam yang dinamis, kini Polystar Multi Media Divici Software yang dinahkodai oleh Jaelani yang juga merangkap sebagai Desain Programer  meluncurkan program sederhana yang berjalan pada OS Windows All Versi, dengan  Program Pendukung melalui MS Office  Access 2003 Keatas, yang berjalan dengan baik pada space hardware   Min  Peosesor Intel Pentium III  850 Mhz, 128 Mb Ram, HD 10 Gb, CDRom, serta Printer Dot Metrik  atau Tinta.
Walau dengan kategori sederhana dan mudah dioperasikan oleh operator yang baru mengenal komputer sekalipun, akan tetapi software ini memiliki fitur-fitur yang cukup memadai untuk mendukung transaksi dan akuntansi Simpan Pinjam: Tampilan yang aero dinamis, Multi User, berjalan pada jaringan LAN apabila dibutuhkan, mencetak surat-surat perjanjian kredit, Kartu anggota atau Nasabah, tandaterima pencairan, Validasi pada tanda bukti storan, kwitansi penerimaan, dan mencetak pada buku storan pegangan anggota dan seluruh pos yang ada terdapat laporan-laporan lengkap yang didesain secara apik untuk menghasilkan bentuk laporan yang elegan dan modern.  



Pada sistem akuntansi software ini terintegrasi langsung dengan sistem transaksi pada teller, sehingga administrator atau akunting hanya cukup menginput data penyesuaian saja. Software ini dipersenjatai dengan untuk difokuskan kepada sistem transaksi dan akuntansi, sehingga terbitnya laporan jurnal, buku besar, Neraca, Rugi Laba, Laporan Pajak dan Presentase Pembagian SHU  secara otomatis terbentuk dengan sangat baik dan teruji. Software ini sesuai dengan  Peraturan Pemerintah No. 9 Tahun 1995,  sebagai sistem pemisahan laporan keuangan KSP, dan USP.

Karena kelengkapan dan kemudahannya software ini cocok digunakan untuk lembaga usaha selevel UMKM, seperti: BPR, BMT, KSP, KSU, KOPKAR, Unit usaha pengelolaan keuangan dan pendanaan, Kredit Barang, Unit Gadaian dan Jasa Keuangan lain yang bersifat Konvensional Non Syariah.
Software ini diberi nama " ATASI "  kependekan dari  Aplikasi Transaksi Simpan Pinjam dan Akuntansi.  Software ATASI  diedarkan masih bersifat eklusif  atau pada kalangan terbatas, dengan kisaran harga yang relatif murah dibanding dengan keungulan fitur-fiturnya.  Pada Posting ini sengaja tidak memberikan  Link Download versi percobaannya, mengingat banyak pertimbangan teknis, akan tetapi bagi yang berminat secara serius dapat menghubungi Programernya langsung  :

PROFILE LENGKAP TENTANG  APLIKASI  DOWNLOAD   DISINI
HARGA LENGKAP DALAM RETAIL DAN PAKET APLIKASI  DOWNLOAD  DISINI

Jaelani
HP. 081 573 063 493
e-mail: Jaelani.hbm@gmail.com     atau   koperasi.wapeska@yahoo.co.id
http://dekopindabdg.blogspot.com
http://koperasiwapeska.blogspot.com

Sabtu, 21 Mei 2011

LOGO RESMI HARKOP KE 64 KOTA BANDUNG

Senin, 02 Mei 2011

ESTETIKA PENATAAN PEDAGANG DI STASIUN KA BANDUNG PILOT PROJEK PENATAAN PEDAGANG DI STASIUN-STASIUN KERETA API JAWA - SUMATRA





Sabtu, 05 Maret 2011

KOPERASI SEBAGAI LEMBAGA PEREKONOMIAN


Salah satu tujuan yang ingin dicapai oleh pemerintah Indonesia selama bertahun-tahun adalah memperkuat koperasi. Sejak tahun 1940-an. pendirian koperasi telah diatur dalam undangundang, direvisi, dan kemudian kembali dengan berbagai macam keputusan presiden dan aturan pemerintah. Sejak akhir tahun 1960-an, gagasan yang muncul adalah untuk membuat gerakan koperasi menjadi sebuah instrumen penting dalam pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah.


Pada tahun 1970, pemerintah membentuk organisasi desa baru yang kemudian dikenal dengan nama Badan Usaha Unit Desa (BUUD), yang bertugas menangani pengolahan dan pemasaran path, serta distribusi input. Program BIMAS baru yang dijalankan oleh BUUD dengan instruksi membeli padi dari petani dengan harga rendah menghilangkan kepercayaan petani terhadap program B1MAS, yang dianggap lebih memperhatikan kepentingan konsumen daripada kepentingan petani selaku produsen.
Pada tahun 1978, KUD disahkan secara resmi oleh pemerintah dan berhak menerima bantuan. Fungsi utama BUUD/KUD adalah memberikan kredit dan input pertanian kepada petani, serta mengumpulkan padi ketika panen tiba yang bekerja sama dengan BULOG. Sampai sejauh itu, terjadi peningkatan jumlah kredit yang disalurkan, serta penjualan pupuk dan pestisida. Pada tahun 1980, BULOG meningkatkan peranan KUD dengan mendirikan penggilingan padi yang dilengkapi dengan alat pengering otomatis, lantai pengeringan, serta gudang pupuk dan padi. Dalam perkembangan selanjutnya, diharapkan KUD dapat menangani semua aktivitas ekonomi dan kebutuhan yang ada di pedesaan.
Koperasi resmi dipahami sebagai organisasi mandiri yang aktif secara ekonomis, yang tidak hanya terdiri dari jaringan yang terhubung secara horisontal, tetapi juga secara vertikal dengan organisasi hierarki. Upaya memperluas jangkauan kinerja koperasi ternyata belum diikuti dengan keanggotaannya. Jumlah petani yang menjadi anggota KUD masih relatif kecil. Lebih dari 17,1 juta keluarga terlibat dalam pertanian pangan, perikanan, dan peternakan, tetapi hanya 1,7 juta keluarga (10,1 %) yang menjadi anggota KUD. Di antara yang menjadi anggota ternyata tidak semua menerima layanan yang sama, bahkan sejumlah besar anggota tidak menerima layanan apa pun.
Fenomena menarik yang muncul adalah petani dengan level menengah (0,50 — 0,99 Ha) justru yang paling banyak menerima layanan KUD, yang meliputi pemberian input pertanian, bantuan selama masa tanam, dan pembelian basil panen. Pada tahun 1983, jumlah anggota yang ada lebih banyak menggunakan layanan pemberian input, sedangkan sebagian kecil lainnya menjual produknya ke KUD. Sebagian besar dari mereka lebih memilih untuk menjual produk ke pedagang swasta.
Manajemen KUD yang seringkali berada di tangan pedagang, pengusaha kecil, dan petani kaya menyebabkan kecilnya partisipasi petani. Kondisi ini juga mengakibatkan tidak berfungsinya KUD secara benar karena adanya mis-manajemen dan korupsi.
Ada kesenjangan yang lebar antara KUD dengan koperasi informal (organisasi yang melakukan aktivitas dalam bidang sosio-ekonomis, tetapi tidak mempunyai identitas atau struktur koperasi yang kadang-kadang juga diafiliasikan dengan NGO). Melalui Bukopin, pemerintah (departemen koperasi) berupaya membuat sebuah organisasi vertikal yang dapat menjangkau sampai ke level desa untuk berfungsi sebagai sistem pemberi kredit, jalur petnasaran untuk produk pertanian, dan sistem distribusi untuk barang-barang konsumsi.
Dalam MOA, direktur jendral tanaman pangan, peternakan, dan perikanan mempunyai layanan ekstensi sendiri sebagaimana lembaga departemen ekstensi, training, dan pendidikan pertanian (AAETE) yang bertugas mengembangkan teknologi ekstensi, memproduksi bahan-bahan ekstensi, mengatur pendidikan pertanian di sekolah, dan memberikan training untuk layanan. yang lain. Operasionalisasinya, tiap pusat ekstensi pedesaan (REC) terletak di kota kecamatan dengan pekerja level menengah (PPM), level lapangan (PPL), dan level kabupaten yang terdapat sejumlah spesialis (PPS). Karakteristik organisasi tersebut sangat tersentralisasi, yang dalam hal ini para pekerja lapangan diwajibkan mengikuti ketentuan-ketentuan yang telah ditetapkan oleh pusat, serta memberikan paket yang sudah terstandarisasi kepada petani, yang meliputi keahlian teknis, input pertanian, dan kredit.
Layanan ekstensi MOA tersebut menggunakan sistem pelatihan dan kunjungan (T & V), yang dalam hal ini pekerja layanan ekstensi mengunjungi kelompok petani untuk menawarkan informasi, bimbingan, dan jasa tertentu secara reguler, serta membahas masalah lapangan, rekomendasi pertautan, dan keputusan untuk menerapkan inovasi ham melalui kontak tani dan pemimpin kelompok yang berfungsi sebagai motivator, fasilitator, edukator, kelompok pekerja, promotor, dan pendiri lembaga menyebarkan paket teknologi pertanian. yaitu panca usaha. Sistem T & V ini diperkenalkan pada tahun 1977 dan mempunyai peranan penting dalam upaya meningkatkan produksi beras.
Sebagaimana diisyaratkan dalam pembangunan ekonomi, khususnya sektor pertanian. pembinaan kelembagaan diarahkan untuk merangsang peran serta masyarakat petani dalam wadah kelompok tani atau koperasi. Beberapa lakta yang ada menunjukkan bahwa koperasi telah berkembang pesat dan cukup kuat, serta mampu menjalankan fungsi koperasi sebagai lembaga perekonomian andalan di pedesaan dan mampu menjadi koordinator informal bagi koperasi di sekitarnya, terutama dalam kegiatan agribisnis.
Saat ini, koperasi masih belum sepenuhnya mampu memanfaatkan kegiatan agribisnis dari hulu ke hilir, yang sesungguhnya mempunyai nilai tambah yang lebih besar. Oleh karena itu, pengembangan struktur kegiatan usaha koperasi pedesaan melalui KUD mandiri inti (KMI) dapat menjadi terobosan penting dalam jangka pendek dan menengah, dengan harapan KUD dapat berkembang pada pusat pertumbuhan agribisnis dan menjadi simpul jaringan usaha antarKUD.
Secara kualitatif, perkembangan koperasi di pedesaan masih dihadapkan pada berbagai tantangan, terutama dalam mengembangkan peranannya dalam menumbuh kembangkan potensi ekonomi rakyat. Optimasi peran ini merupakan jalan menuju profesionalisme dan konsekuensinya memerlukan kesiapan, baik sebagai pelaku langsung ekonomi rakyat maupun sebagai pusat pertumbuhan perekonomian rakyat.
Koperasi pedesaan sebagai pilar perekonomian rakyat pedesaan masih belum mendukung kegiatan usaha karena mekanismenya belum dikembangkan secara efisien sebagai akibat dart perangkat organisasi yang Mum sepenuhnya menjalankan perannya dengan baik. Sebagai pelaku ekonomi pedesaan, koperasi jugs belum memanfaatkan peluang kerja sama secara horisontal dan vertikal dengan sesama koperasi atau dengan BUMN dan swasta. Beberapa permasalahan dan kendala yang dihadapi koperasi saat ini berupa permasalahan internal (usaha yang belum layak, pemodalan kurang, penguasaan teknologi rendah, dan kurang tanggap terhadap berbagai perubahan) dan permasalahan eksternal (iklim usaha yang kurang kondusif, belum lancarnya koordinasi dan sinkronisasi dalam pembinaan. dan lain-lain).
Keberadaan koperasi di suatu wilayah dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan aktivitas ekonomi secara keseluruhan, yang akhirnya dapat meningkatkan pendapatan penduduk jika mampu bergerak di bidang unit usaha unggulan dan potensial unggul yang diharapkan bertindak sebagai sektor pendorong kemajuan ekonomi wilayah. Dengan makin mudahnya akses terhadap modal dan teknologi pada era globalisasi ini. kekuatan persaingan lebih ditentukan oleh sumber daya manusia, selain tetap memperbaharui teknologi dan mengakses informasi sebanyak-banyaknya. Apabila dalam persaingan itu kekuatan antar pesaing seimbang maka iklim persaingan akan menguntungkan semua pihak. Berdasarkan hal tersebut, tampaknya membangun koperasi berdasarkan usaha yang kuat merupakan suatu kebutuhan. Pada masa-masa mendatang, kebijaksanaan ekonomi harus diutamakan pada pengembangan koperasi dengan cara kerja sama operasi, kerja sama/transfer manajemen, kerja sama/transfer teknologi, penyertaan modal, membangun usaha patungan, dan membangun informasi yang sistematis.
UU No. 25 Tabun 1992 tentang Perkoperasian menyatakan bahwa koperasi adalah badan usaha yang menyuarakan semangat debirokratisasi. Ditegaskan pula bahwa masyarakat bertanggung jawab penuh untuk melaksanakan koperasi, sementara pemerintah hanya membina dengan sedikit demi sedikit menghapuskan segala bentuk campur tangannya. Semangat debirokratisasi ini mencerminkan upaya yang serius dari pemerintah untuk memberdayakan koperasi yang berazaskan kekeluargaan secara mandiri.

Senin, 24 Januari 2011

KOMPUTERISASI ADMINISTRASI DENGAN SOFTWARE GRATIS

Sumber: www.AnneAhira.com
Mengelola suatu toko pasti membutuhkan banyak pengetahuan agar toko yang dikelola semakin maju dan berkembang. Pengetahuan yang dibutuhkan bisa dari cara melayani pembeli, strategi promosi, menentukan harga jual, hingga administrasi toko.



Pengetahuan ini bisa didapatkan dengan belajar dari orang lain ataupun secara otodidak. Khusus untuk administrasi toko, kita bisa menggunakan administrasi secara manual ataupun dengan  komputerisasi. Saat ini banyak sekali software yang ditawarkan untuk administrasi toko ini dengan harga yang cukup tinggi. Tetapi kita juga bisa mendapatkan software toko gratis tanpa harus membayar.

Fitur Standar Software Toko Gratis

Kebanyakan software toko gratis menyediakan fitur atau fasilitas standar dari kebutuhan administrasi toko. Misalnya saja stok barang toko, transaksi penjualan, transaksi pembelian, harga barang, serta laporan penjualan. Selain itu juga tersedia fitur untuk mencetak laporan penjualan baik harian ataupun mingguan.

Untuk operator, biasanya software toko gratis ini hanya memberikan satu tingkatan otoritas dalam melakukan proses transaksi. Operator ini bisa menggunakan seluruh fasilitas yang ada pada software toko gratis ini mulai dari penentuan harga barang, retur barang, pemesanan barang, transaksi penjualan, dan laporan-laporan penjualan. 

Jika kita mempekerjakan orang untuk mengelola toko kita, pastikan orang yang kita pekerjakan tersebut benar-benar terpercaya karena jika tidak, maka laporan-laporan penjualan bisa dimanipulasi oleh orang tersebut karena hanya adanya satu otoritas operator.

Membuat Software Toko Gratis

Software toko gratis ini biasanya dibuat menggunakan visual basic. Visual basic ini adalah salah satu software yang banyak digunakan untuk membuat software-software sederhana seperti software toko, software rental, software simpan pinjam, bahkan bisa digunakan untuk membuat virus komputer.  Jika kita kurang puas dengan software toko gratis yang kita download, maka kita juga bisa membuat software toko gratis tersebut asalkan kita mau belajar tentang bagaimana cara menggunakan program visual basic tersebut.

Kita bisa merancang fasilitas-fasilitas apa saja yang akan kita masukkan ke dalam software toko gratis. Atau jika tidak mau repot, kita bisa membeli buku panduan membuat software toko gratis yang banyak tersedia di toko buku. Kita tinggal mengikuti perintah yang ada di dalam buku.

Cara lain yang bisa kita tempuh untuk membuat software toko gratis adalah dengan menggunakan Microsoft Excel. Penggunaan Microsoft Excel ini lebih sederhana dibandingkan dengan Visual Basic. Kita bisa membuat fasilitas apa saja yang akan kita masukkan ke dalam software toko gratis tersebut. Seperti halnya Visual Basic, kita juga bisa mendapatkan buku panduan membuat software toko gratis di toko-toko buku. 

Mendapatkan Software Toko Gratis

Jika kita ingin mencoba menggunakan software toko gratis ini, kita bisa mencarinya di 4shared.com dan mengetikkan software toko gratis di fasilitas search. Kita bisa memilih software toko gratis mana yang akan kita gunakan sesuai dengan kebutuhan kita. Tetapi saat menginstall software toko gratis ini ke dalam komputer kita, berhati-hatilah karena ada banyak penyebar virus yang sengaja menggunakan aplikasi ini untuk menyebarkan virus.

Jika ada peringatan dari antivirus yang ada di dalam komputer kita tentang software toko gratis ini, hapuslah file software toko gratis ini dan carilah software toko gratis yang lain.

Fasilitas-fasilitas software toko gratis ini sudah cukup digunakan untuk system komputerisasi pada sebuah toko kecil. Tetapi jika toko yang kita kelola adalah toko dengan skala besar apalagi jika toko yang kita miliki merupakan toko grosir, maka disarankan untuk menggunakan software toko yang berbayar karena akan menawarkan fasilitas yang lebih banyak dan tentu saja adanya tingkatan otoritas dari masing-masing operator.

PETA MAP LOKASI

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More